Inilah Rudal Balistik Korut yang Paling Berbahaya dan Ditakuti AS
Korea Utara
diyakini memiliki lebih dari 800 rudal balistik, termasuk rudal jarak jauh yang
suatu hari nanti bisa menjangkau AS. Program rudal Pyongyang sendiri terutama
dikembangkan dari rudal Scud.
BBC melaporkan Korea Utara memiliki
rudal taktis pertama dari Uni Soviet pada awal 1969. Tetapi Scud pertama kali
dilaporkan datang melalui Mesir pada 1976. Mesir diyakini menyediakan Korea
Utara rudal Scud-B termasuk desainnya sebagai imbalan atas dukungannya pada
negara itu saat Perang Israel di Yom Kippur.
Baca juga
Kemiskinan di Tasikmalaya, Keluarga Ini Makan Sesuatu yang Jarang Dimakan Orang
Indadari: Sampai Sekarang Saya Masih Sayang Sama Caisar
Pada 1984, Korea Utara membangun
Scud-B sendiri dan juga mengembangkan rudal baru Scud-C dan rudal jarak
menengah, Nodong. Rudal terbaru mereka menggabungkan teknologi rudal itu untuk
membuat rudal jarak jauh Taepodong.
Pada bulan Juli 2006, tes tembakkan
rudal Taepodong 2 dikatakan para ahli bisa menjangkau hingga 10.000 km. Namun
rudal itu gagal tak lama setelah peluncuran.
Tes berlangsung dari kompleks
Musudan-ri di pantai timur semenanjung Korea. Analisa citra satelit menunjukkan
berbagai fabrikasi rudal, bahan bakar, pengujian dan fasilitas kontrol.
Korea Utara memiliki berbagai rudal
jarak pendek. KN 02 dianggap yang paling akurat, tapi jangkauan hanya sekitar
100-120km dan adalah yang terpendek. Rudal KN-02 dapat diarahkan ke sasaran
utama di Korea Selatan seperti instalasi militer di perbatasan.
Scud-B dan C dengan kisaran 500 km
300 km. Diperkirakan bahwa rudal ini bisa membawa hulu ledak konvensional.
Scud-B dan C keduanya telah diuji dan digunakan. Rudal ini memungkinkan Korea
Utara menyerang satu daerah tertentu di Korea Selatan.
Rudal Nodong diperkirakan memiliki
jangkauan sekitar 1.300 km dan berpotensi bisa membawa hulu ledak nuklir,
meskipun Korea Utara belum mengembangkan teknologi untuk membangun sebuah hulu
ledak nuklir untuk rudalnya.
Namun, rudal diperkirakan baru diuji
dua kali dan tidak akurat. Sebuah laporan Maret 2006 oleh Pusat AS untuk Studi
Non-Proliferasi mengatakan kemungkinan lingkaran kesalahannya 2km hingga 4km.
Ini berarti bahwa setengah dari rudal ditembakkan akan jatuh di luar lingkaran.
Nodong memiliki rentang penyerangan
hingga sebagian besar Jepang, tetapi tidak dengan akurat. Jika ditargetkan ke
sasaran militer, ketidaktepatannya dapat mengakibatkan korban sipil yang
tinggi. Rudal Korut yang paling mematiaan adalah Taepodong.[ito]
Sumber: inilah.com
Belum ada Komentar untuk "Inilah Rudal Balistik Korut yang Paling Berbahaya dan Ditakuti AS"
Posting Komentar